Bawaslu Jaksel Gelar P2P, Ajak Masyarakat Berperan Aktif Kawal Pemilu 2029
|
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Jakarta Selatan sukses menggelar kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P). Mengusung tema “Berfungsi dan Bergerak Untuk Pemilu 2029 Yang Bermartabat”, acara ini dilaksanakan di Kantor Bawaslu Kota Jakarta Selatan dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Jakarta Selatan menjadi wilayah ketiga dari rangkaian P2P yang dijadwalkan berlangsung di 6 Kabupaten/Kota se-Provinsi DKI Jakarta.
Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran pimpinan Bawaslu Provinsi DKI Jakarta serta Ketua dan seluruh Anggota Bawaslu Kota Jakarta Selatan ini dilaksanakan selama dua hari dengan metode hybrid. Setelah menjalani hari pertama secara daring (online), para peserta mengikuti hari kedua secara tatap muka (offline). Pertemuan langsung ini difokuskan sebagai forum diskusi interaktif untuk menajamkan materi terkait pencegahan, penanganan pelanggaran, serta penyelesaian sengketa proses pemilu. Penajaman materi disampaikan oleh seluruh Anggota Bawaslu Kota Jakarta Selatan, sekaligus memberikan tanggapan atas catatan kritis dari para peserta P2P Kota Jakarta Selatan.
Dalam kesempatan tersebut, Anggota Bawaslu DKI Jakarta, Quin Pegagan dan Burhanuddin, menekankan bahwa Bawaslu sangat membutuhkan peran aktif masyarakat sebagai "mata dan telinga" dalam mengawasi pemilu. Melalui program ini, para peserta yang lulus diharapkan minimal mampu membagikan pemahaman kepemiluan dan memberikan informasi awal terkait dugaan pelanggaran di lingkungan terdekat mereka.
Rangkaian kegiatan P2P ini ditutup secara resmi oleh Anggota Bawaslu Kota Jakarta Selatan, Ahmad Fahlevi. Selain memberikan apresiasi terhafdap ketertiban peserta, pihak Bawaslu berharap pembekalan ini dapat memberikan pemahaman mendalam mengenai kepemiluan demi mewujudkan Pemilu 2029 yang bermartabat.