Pojok Ncang Waslu Angkat Tema Mengenal Lebih Dekat Srikandi Bawaslu Kabupaten/Kota Se-DKI Jakarta
|

Jakarta, Bawaslu Provinsi DKI Jakarta - Pemilu Demokratis tidak mungkin tercipta tanpa adanya partisipasi. Untuk menjaga supaya pemilu tetap demokratis, perempuan juga turut mengawasi dan memantau pelaksanaannya.
Dalam Pojok Ncang Waslu Episode 3 Serial Perempuan dan Demokrasi, dengan Narasumber Fitriani, Anggota Bawaslu Kota Jakarta Barat, dengan tema Mengenal Lebih Dekat Srikandi Bawaslu Kabupaten/Kota Se-DKI Jakarta.
Menurut Fitriani, Anggota Bawaslu Kota Jakarta Barat bahwa ada beberapa dimensi tantangan perempuan penyelenggaraan pemilu, antara lain, Etika Penyelenggara Pemilu, Tantangan Pembagian Peran Perempuan secara Domestik dan Publik, Kerentanan Perempuan, dan IKP. "Saya pertama kali terjun di dunia kepemiluan yakni menjadi Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam), imbuhnya, Selasa, 24/11/20.
Fitri menambahkan bahwasannya sekitar 30% keterwakilan perempuan dalam penyelenggaraan pemilu.
"Salah satu peran perempuan dalam mengawal dan mewujudkan pemilu berintegritas dan jurdil, yaitu memiliki leadership dan penguatan visi misi demi tujuan organisasi", tutupnya.
Adapun hal yang disampaikan Siti Khofifah, Koordinator Divisi Humas Hubal bahwa Pojok Ncang Waslu (Bincang Pengawas Pemilu) dalam serial Perempuan dan Demokrasi akan lebih banyak berbagi tentang pengalaman pimpinan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi DKI Jakarta sebagai pengawas, suka, duka, kesan, visi misi dan harapan kenapa perempuan harus ada atau turut hadir dalam kepemiluan.
Penulis : Luthfiyyah Ayu Lestari