Lompat ke isi utama

Berita

Mahasiswa Jangan Apatis, Mahasiswa Harus Kritis.  

Mahasiswa Jangan Apatis, Mahasiswa Harus Kritis.   

 

 

Jakarta - Bawaslu Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan kegiatan Pengembangan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengawasan Pemilu Partisipatif pada hari Jumat (11/02/2022) di Jakarta.

Kegiatan pengembangan pusat pendidikan dan pelatihan pengawasan pemilu partisipatif dilaksanakan dengan tujuan untuk menciptakan kader-kader pengawas pemilu di kalangan mahasiswa yang diharapkan dapat berkembang di lingkungan akademik.

Kegiatan ini di buka oleh Muhammad Jufri, Ketua Bawaslu Provinsi DKI Jakarta. Beliau dalam arahannya mengingatkan untuk tetap selalu menjaga protokol kesehatan di masa pandemi yang saat ini mengalami peningkatan.

Burhanuddin, selaku Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga dalam kesempatan ini menyampaikan pentingnya pengawasan partisipatif dilakukan, dimana beliau berharap agar mahasiswa dapat berperan aktif dalam pengawasan partisipatif pada saat pemilu dan pemilihan serentak tahun 2024.

Mahyudin, Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Provinsi DKI Jakarta menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian yang sangat penting yaitu sebagai jembatan untuk menginformasikan soal pengawasan pemilu kepada masyarakat umum.

Senada dengan itu, Koordinator Divisi Organisasi Bawaslu Provinsi DKI Jakarta, Irwan Supriyadi Rambe mengharapkan bahwa kegiatan ini jangan sampai berhenti di forum ini saja, tetapi ada tindak lanjut ke depan, seperti membangun komunitas yang tergerak untuk sama-sama mengawasi pemilu yang mungkin dapat dilakukan secara terorganisir dan efektif dalam mengawasi pemilu.

Siti Khofifah, Koordinator Divisi Humas Bawaslu Provinsi DKI Jakarta menggarisbawahi bahwa generasi muda diharapkan tidak apatis terhadap isu-isu kepemiluan karena ini menyangkut masa depan bangsa, dimana generasi muda ini nantinya akan mendapatkan estafet dalam kepemimpinan bangsa.

Sedangkan Sitti Rakhma, Koordinator SDM Bawaslu Provinsi DKI Jakarta  menekankan bahwa pemilu diharapkan menjadi ajang pemersatu yang demokratis jangan jadi ajang perpecahan dan ini adalah tugas kita semua untuk mewujudkannya.

Kegiatan ini menghadirkan Ajie Pangestu, Manajer Pemantau Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, beliau menekankan Pengawasan Partisipatif merupakan sebuah aktivitas yang dilakukan untuk meminimalisir pelanggaran yang dapat terjadi dalam Pemilu maupun Pemilihan. Pengawasan Pemilu bukan hanya menjadi tugas Bawaslu saja, namun peran serta masyarakat khususnya mahasiswa dalam pengawasan partisipatif sangat penting agar tercipta Pemilu yang adil dan demokratis.

Kegiatan Pengembangan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengawasan Pemilu Partisipatif dihadiri oleh Anggota Bawaslu Provinsi DKI Jakarta, Kepala Sekretariat Provinsi DKI Jakarta beserta Jajarannya, Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota Se-Provinsi DKI Jakarta, serta perwakilan mahasiswa dari 13 perguruan tinggi di Jakarta sebagai peserta dengan menjalankan protokol kesehatan yang berlaku.

 

 

Editor                  : Humas Bawaslu DKI Jakarta

Penulis                : I Gede P.M

Fotografer          : M. Fachri

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle