Lompat ke isi utama

Berita

Kader Pengawas Harus Punya Jiwa Kesukarelawanan dan Kreatif

 

Jakarta, Bawaslu Provinsi DKI Jakarta – Penguatan Pengawasan Partisipatif senantiasa dilakukan oleh Bawaslu Provinsi DKI Jakarta salah satunya melalui pemberdayaan alumni SKPP Nasional. Hal tersebut tercermin dalam giat Penguatan Pengawasan Partisipatif melalui Pemberdayaan Alumni Sekolah Pengawas Partisipatif yang dilaksanakan pada tanggal 25-26 Oktober 2020. Bapak Ari Susanto, Kabag Pengawasan dan Humas Bawaslu Provinsi DKI Jakarta menyampaikan tujuan kegiatan ini yaitu memperkuat kelembagaan SKPP sebagai bagian penguatan demokrasi khususnya di Provinsi DKI Jakarta, mendapatkan masukan dalam rangka menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) bersama serta merumuskan langkah-langkah strategis mengenai penguatan pengawasan partisipatif di Bawaslu Provinsi DKI Jakarta.

Dalam sambutan pembukaan, Ibu Siti Khofifah selaku Kordiv Humas Hubal Bawaslu DKI Jakarta mendukung penuh pemberdayaan alumni SKPP Nasional yang terwujud dalam penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) bersama antara Bawaslu Provinsi DKI Jakarta, Bawaslu Kabupaten/Kota se-DKI Jakarta serta alumni SKPP Nasional. Ibu Siti Khofifah menekankan titik penting dari RTL.” Titik penting RTL adalah nilai kesukarelawanan dan pengembangan pengawasan partisipatif di masing-masing komunitas” ujar beliau. Alumni SKPP harus kreatif dan bisa menjadi pioneer pada komunitasnya dalam pengawasan Pemilu partisipatif.

Alumni SKPP Nasional perwakilan DKI Jakarta terdiri dari Yoseph A Lado (Jakarta Pusat), Marzan Sutrisman (Jakarta Utara), Helen Ardhana (Jakarta Timur), Leonardy Lubis (Jakarta Barat), Nada Siti Salsabila (Jakarta Selatan), dan Fitri Farhana (Kepulauan Seribu). Alumni SKPP Nasional diharapkan menjadi penyambung lidah Bawaslu Provinsi DKI Jakarta kepada masyarakat seperti yang disampaikan oleh Bapak Muhammad Jufri, Ketua Bawaslu DKI Jakarta “Alumni SKPP adalah duta Bawaslu ke masyarakat, karena sudah melewati tahapan serta mendapatkan informasi kepemiluan yang komprehensif dari ahli yang kompeten di bidang Kepemiluan.”

Hadir pada kegiatan ini Bapak Feizal Rachman, Kabag Sosialisasi Bawaslu RI mengapresiasi Bawaslu DKI Jakarta yang sangat responsif mengumpulkan alumni SKPP Nasional untuk memberikan pemahaman bersama tentang pengawasan partisipatif. Bapak Feizal juga menyampaikan tujuan diselenggarakannya SKPP. “Ada 3 tujuan pokok SKPP yaitu ingin membangun kesadaran individu tentang arti penting pengawasan Pemilu, mampu membentuk komunitas yang bisa dan berani melaporkan pelanggaran Pemilu serta mampu menjadi penggerak komunitas dalam pengembangan pengawasan partisipatif”.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari di Hotel Novotel Mangga Dua, Jakarta Utara. Peserta dalam kegiatan ini adalah Ketua dan Anggota Bawaslu Provinsi DKI Jakarta, Kepala Sekretariat, Kabag dan Kasubag Bawaslu Provinsi DKI Jakarta, Kordiv Pengawasan Bawaslu Kabupaten/Kota se-DKI Jakarta serta Staf Bawaslu Provinsi DKI Jakarta. Alumni SKPP nasional diberikan kesempatan untuk mempresentasikan Rencana Tindak Lanjut (RTL), yang kemudian diberikan tanggapan dan masukan oleh Bawaslu Provinsi DKI Jakarta serta Bawaslu Kabupaten/Kota se-DKI Jakarta. Bapak Triyono, Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi DKI Jakarta mengatakan bahwa hasil RTL bersama ini kedepan akan disinkronkan dengan program pengembangan pengawasan partisipatif yang ada di Bawaslu Provinsi DKI Jakarta maupun Bawaslu Kabupaten/Kota

Kegiatan ini ditutup secara resmi oleh Bapak Burhanuddin selaku Kordiv Pengawasan Bawaslu Provinsi DKI Jakarta. Bapak Burhanuddin menyampaikan harapan, "Kedepan semoga RTL bisa dilaksanakan dengan baik. Dukungan dari Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota akan terus mengalir kepada Alumni SKPP Nasional. Semoga kerjasama dan komunikasi terus berlanjut." pungkasnya.

Penulis: Putri Usmawati

 

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle