Lompat ke isi utama

Berita

Apresiasi Peserta Sekolah Kader Pengawas Partisipatif, Burhan: Semoga Menjadi Kader yang Menyebarkan Virus Pengawasan Pemilu

"Burhan (tengah memakai batik) saat berdiskusi dan mendengarkan presentasi para peserta Sekolah Kader Pengawas Partisipatif, Sabtu (17/10/2020).

Jakarta, Bawaslu Provinsi DKI Jakarta – Sebagai bentuk pemenuhan terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) berupa pembentukan pusat pengawasan pemilu partisipatif, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) melaksanakan kegiatan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) Angkatan III Gelombang I.
Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) merupakan salah satu bentuk cara Bawaslu untuk melibatkan peran serta masyarakat umum secara aktif dalam melakukan pengawasan pada setiap ajang pesta demokrasi baik ditingkat nasional maupun ditingkat lokal. Secara intens seluruh peserta Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) diberikan materi mengenai dunia kepemiluan khususnya materi mengenai pengawasan dalam setiap penyelenggaraan pemilu maupun pemilihan seperti yang dilakukan oleh Bawaslu.

Setelah 14 (empat belas) hari hari seluruh peserta mengikuti Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP), mereka diminta untuk membuat karya tulis ilmiah yang dipresentasikan dihadapan anggota Bawaslu maupun Anggota Bawaslu Provinsi yang hadir. Pada acara presentasi karya tulis Ilmiah peserta Sekolah Kader Pengawas Partisipatif, hadir Anggota Bawaslu Provinsi DKI Jakarta Burhanuddin di Hotel Chevilly Resort & Camp Bogor, Sabtu (17/10/2020).

Dihadapan Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Provinsi DKI Jakarta ini, para peserta mempresentasikan rencana aksi baik yang bersifat jangka pendek, jangka menengah, bahkan yang bersifat jangka panjang ketika nanti para peserta kembali ke tengah-tengah masyarakat. Ia bahkan memberikan apresiasi atas antusiasme dan keseriusan yang ditunjukan oleh seluruh peserta selama mengikuti kegiatan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP).

“saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para peserta SKPP yang telah mengikuti kegiatan ini secara serius dari awal hingga selesai” ujar Burhan.
Selain memberikan apresiasi, Burhan juga berharap dari kegiatan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) akan lahir kader-kader yang bisa terus mengkampanyekan dan menyebarkan seperti virus tentang betapa pentingnya keterlibatan setiap lapisan masyarakat dalam pengawasan partisipatif pada setiap ajang kontestasi pemilu dan pemilihan.
“setelah mengikuti kegiatan SKPP ini, seluruh peserta diharapkan bisa menjadi kader pengawasan dan menyebarkan virus pengawasan ditengah masyarakat agar bisa terlibat aktif dalam pengawasan pemilu khususnya di wilayah Provinsi DKI Jakarta” tegasnya.

Penulis: Bahrur Rosi/Humas Bawaslu Provinsi DKI Jakarta

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle