Bawaslu Provinsi DKI Jakarta Menggelar Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif Pada Pemilu Serentak Tahun 2024
|
 
Â
Jakarta - Bawaslu Provinsi DKI Jakarta menggelar Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif, Jumat (31/3/2023).
Menghadirkan narasumber Ahsanul Minan, Akademisi sekaligus Pakar Hukum Tata Negara. Minan menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat saat ini sangat powerful, terlebih peranan nya dalam menggiring opini publik di sosial media. “Kita harus mensiasati hal ini untuk mendapatkan proses dan hasil pemilu yang berkualitasâ€
Narasumber kedua, Yosep Yusdiana, Pengamat Pemilu dari Tanah Pasundan, mengungkapkan bahwa partisipasi masyarakat sebaiknya harus dibarengi dengan transparansi informasi dan pengetahuan. Contohnya transparansi terhadap tahapan yang sedang berlangsung. “Apakah setiap warga sudah mengetahui secara lengkap dan detail terkait tahapan pemilu yang sedang berlangsung tidak hanya di medsos namun di grass root lingkungan RT maupun RW? Jika belum, bagaimana mereka mau turut dalam pengawasan partisipatif?†Pungkasnya.
Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Provinsi DKI Jakarta, Burhanuddin sebelum membuka kegiatan menjelaskan Bawaslu sangat membutuhkan dukungan dari berbagai pihak dalam membumikan pencegahan salah satunya dari organisasi kepemudaan, mahasiswa dan sahabat disabilitas. â€Bawaslu Provinsi DKI Jakarta menerima laporan saat pemutakhiran data pemilih yang berlangsung kemarin bahwa terdapat beberapa sahabat disabilitas yang tidak terdaftar dan atau tidak didaftarkan oleh keluarganya masuk ke dalam golongan pemilih disabilitas. Jadi, di harapkan laporan seperti ini dapat kita tindaklanjuti agar semua warga negara memiliki hak yang sama tanpa terkecualiâ€. Tutupnya.
Kepala Bagian Pengawasan dan Humas, Afifuddin menjabarkan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menguatkan ikatan batin (chemistry) antara Bawaslu dengan masyarakat agar turut andil berpartisipasi dalam fungsi pencegahan dan pengawasan pemilu.
Pada kegiatan ini hadir sahabat disabilitas dari beberapa komunitas di DKI Jakarta seperti PPDI, Aktivis Organisasi Kepemudaan seperti; KOHATI, KOPRI, Immawati, IPPNU, Fatayat, dan Nasyiatul Aisyiyah serta Pegiat Pemilu seperti JPPR, KIPP, Netfid, dan Kata Rakyat. Dihadiri pula oleh Anggota Bawaslu Provinsi DKI Jakarta Dr. Sitti Rakhman, Mahyudin dan Reki Putera Jaya serta Ketua dan Anggota Kordiv Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Kabupaten/Kota Se-Provinsi DKI Jakarta.
Â
Â
Editor             : Humas Bawaslu DKI Jakarta
Penulis           : I Gede Parasara Manela
Fotografer      : M. Fachri