Bawaslu DKI Jakarta Menggelar Pengembangan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengawasan Pemilu Partisipatif   Â
|
Â
Â
Jakarta- Bawaslu Provinsi DKI Jakarta menggelar kegiatan Pengembangan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengawasan Pemilu Partisipatif yang dihadiri perwakilan dari pemantau pemilu, Organisasi Kemasyarakatan, Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Kabupaten/Kota Se-DKI Jakarta dan Kepala Sekretariat, Kepala Bagian serta jajaran staf Bawaslu Provinsi DKI Jakarta. Kamis, (2/2/2023).
Mahyudin, Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa dalam sambutannya menyampaikan tugas pengawasan salah satunya mengawal suara yg sudah diberikan masyarakat hingga penghitungan akhir. Melerai berbagai persoalan yang muncul diantara para peserta pemilu. "Sampaikan, sebarluaskan semangat pengawasan partisipatif. Kita harus sepakati bahwa pemilu 2024 nanti harus kita jadikan pemilu yang paling demokratis." Tegasnya.
Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat, Burhanuddin sebelum membuka kegiatan mengingatkan Prinsip-prinsip dasar etik pemantau pemilu tertera jelas di Perbawaslu 1 Tahun 2023. Terdapat 9 prinsip yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya oleh pemantau pemilu.
Sebelum ditutup secara resmi, Munandar Nugraha, Ketua Bawaslu Provinsi DKI Jakarta menegaskan Komunikasi, Koordinasi dan Kolaborasi adalah kunci Bawaslu DKI Jakarta dan stakeholder lainnya untuk bekerjasama.
Â
Editor             : Humas Bawaslu DKI Jakarta
Penulis           : I Gede Parasara Manela
Fotografer      : M. Fachri