Lompat ke isi utama

Berita

Pojok Ncang Waslu Serial Perempuan dan Demokrasi Episode 4

Jakarta, Bawaslu Provinsi DKI Jakarta - Demokrasi bukan hanya sebatas pemilu melainkan mencakup adanya kebebasan untuk berekspresi ataupun berpendapat. Pojok Ncang Waslu Episode 4, Serial Perempuan dan Demokrasi, dengan Narasumber Rini Rianti A, Anggota Bawaslu Jakarta Utara dan Tami Widi Astuti, Anggota Bawaslu Jakarta Timur, dengan tema Mengenal Lebih Dekat Srikandi Bawaslu Kabupaten/Kota se-DKI Jakarta.

"Salah satu modal menjadi pengawas pemilu adalah keberanian", ungkap Rini Rianti, Anggota Bawaslu Kota Jakarta Timur, Selasa, (01/12/20).

Rini menyampaikan bahwa bersyukur saat mengawali kerja di dunia pengawasan menjadi Panwascam (Pengawas Pemilu Kecamatan) banyak mendapatkan pengalaman.

"Menjadi pengawas pemilu tidak ada namanya jam kerja, karena sering kali pengawas pemilu menerima laporan di malam hari", pungkas beliau.

Lain hal yang disampaikan, Tami Widi Astuti, Anggota Bawaslu Kota Jakarta Timur bahwa stigma perempuan sering dianggap lemah dan tidak mandiri. Kendati demikian dalam kesempatan ini ada beberapa hal yang disampaikan Tami, biasa ia disapa, mengenai kiprah perempuan menjadi pengawas pemilu.

"Saya bersyukur bisa bergabung dan di lantik menjadi Bawaslu Kota Jakarta Timur Tahun 2018-2023", ungkap beliau

Tami menambahkan bahwa beliau aktif melakukan sosialisasi pemilu kepada masyarakat agar masyarakat tahu mana yang boleh dan tidak boleh dalam kepemiluan.

Pojok Ncang Waslu (Bincang Pengawas Pemilu) yang dilaksanakan setiap selasa pukul 09.00 WIB akan selalu hadir menyajikan hal-hal menarik mengenai kepemiluan.

Penulis: Luthfiyyah Ayu Lestari

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle