Jakarta, Bawaslu Provinsi DKI Jakarta laksanakan Upacara HUT KORPRI ke-54 dengan Tema “Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI Mewujudkan Indonesia Maju” Kegiatan ini sebagai sikap untuk memperkuat solidaritas KORPRI sebagai penggerak birokrasi demi terwujudnya Indonesia Maju, adil, berdaya saing dan berkeadilan.
Pengabdian serta perjuangan KORPRI bagi negeri ini memiliki arti yang sangat mendalam. Dalam setiap langkah dan karya, KORPRI senantiasa hadir sebagai abdi negara yang bekerja dengan tulus, melayani masyarakat dengan sepenuh hati, dan menjaga keutuhan serta keberlangsungan pelayanan publik di seluruh penjuru tanah air.
Komitmen pemerintah untuk penguatan KORPRI sudah jelas dan sangat kuat, berbagai upaya terus kita lakukan. Salah satu program reformasi birokrasi yaitu dengan ditetapkannya Undang-undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, pengganti UndangUndang Nomor 5 Tahun 2014. Penggantian Undang-Undang yang belum dilaksanakan selama 10 Tahun tersebut bertujuan semata-mata untuk menyesuaikan dengan perkembangan dan kemajuan zaman guna penguatan kepentingan ASN, menjaga kode etik profesi, standar pelayanan Aparatur Sipil Negara, dan meneguhkan jiwa korps ASN sebagai perekat dan pemersatu bangsa.
Delapan Tekad Kesiapsiagaan KORPRI mari kita laksanakan dengan penuh kekompakan dan soliditas:
Pertama, Perkuat persatuan dan soliditas korps. Jadikan KORPRI sebagai rumah besar seluruh ASN yang kokoh, kompak, dan setia pada Pancasila, UUD 1945, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kedua, Tegakkan netralitas dan integritas. ASN harus berdiri di atas semua kepentingan politik, menjunjung etika jabatan, dan dengan menanamkan nilai-nilai kejujuran, disiplin, kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, kerja tuntas, dan kerja trengginas, serta menjadi teladan moral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Ketiga, Tingkatkan profesionalisme dan kompetensi. Bangun budaya kerja yang unggul, berbasis merit, serta berorientasi hasil agar pelayanan publik semakin cepat, efisien, dan berkualitas. Kuatkan semangat pengabdian dan pelayanan. Bekerjalah dengan hati, layani rakyat dengan empati, dan hadirkan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat. Dorong inovasi dan adaptasi digital. KORPRI harus menjadi motor transformasi digital birokrasi, memanfaatkan teknologi untuk mempercepat pelayanan public dan memperkuat transparansi pemerintahan;
Keempat, Tanamkan nilai-nilai kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab. Hindari segala bentuk penyimpangan, termasuk korupsi, kolusi, nepotisme, dan pungutan liar. Jadilah aparatur yang bersih dan berwibawa.
Kelima, Seluruh ASN untuk siaga bencana. Mari Bersama-sama kita tumbuhkan empati untuk saling membantu. Saya minta semua ASN bahu-membahu untuk membantu saudara kita yang sedang tertimpa musibah banjir di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat dan di daerah lain yang membutuhkan.
Keenam, Peningkatan Pendapatan Negara dan Daerah harus menjadi fokus dari seluruh ASN. Perbaikan tata Kelola belanja negara dan daerah harus menjadi perhatian agar efektif dan efeisien untuk mewujdukan ASTA CITA.
Kedelapan, Jaga nama baik KORPRI dan ASN. Jadikan setiap langkah dan karya sebagai wujud pengabdian terbaik kepada bangsa. ASN KORPRI harus menjadi kekuatan moral dan birokrasi yang menuntun Indonesia menuju masa depan yang maju, berdaulat, dan berkeadilan. Korpri setia hingga akhir kepada negara.
Turut hadir dalam kegiatan, Anggota Bawaslu Provinsi DKI Jakarta, Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi DKI Jakarta, Kepala Bagian, dan Jajara staf Bawalu Provinsi DKI Jakarta.
Jakarta, Bawaslu Provinsi DKI Jakarta melaksanakan safari penguatan kelembagaan pada hari Sabtu, 29 November 2025 di Jalan Prambanan, Menteng Jakarta Pusat. Kali ini, Bawaslu DKI Jakarta bekerjasama dengan Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) dan Badan Pekerja Forum Masyarakat Katolik Indonesia (FMKI).
Organisasi FMKI merupakan rumah bersama yang menaungi seluruh elemen organisasi massa Katolik maupun Komunitas Kerasulan Awam Katolik yang berlandaskan Iman Katolik.
Anggota Bawaslu DKI Jakarta, Benny Sabdo mengatakan Bawaslu melakukan penguatan kelembagaan sekaligus meminta masukan bagi perbaikan tata kelola pengawasan pemilu 2029 nanti.
Secara khusus Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu DKI Jakarta ini menekankan pentingnya mengikis politik uang. Bawaslu sering kali terbentur pada sulitnya hukum pembuktian. Politik uang dilakukan dengan modus operandi yang canggih—sistem sel, memakai perantara, hingga model dompet digital—sehingga kemungkinan tertangkap tangan kecil. Selain itu, ia juga mengajak seluruh organisasi di bawah naungan FMKI untuk terlibat sebagai penyelenggara pemilu pada 2029.
Sementara itu, Ketua sekaligus peneliti senior PARA Syndicate, Ari Nurcahyo sebagai narasumber; mengkritisi peran, tugas dan tanggung jawab Bawaslu sebagai lembaga penghasil pemimpin dalam Pemilu maupun Pilkada.
PARA Syndicate mendorong Bawaslu lebih aktif melakukan sosialisasi kelembagaan dan melibatkan sebanyak-banyaknya komponen masyarakat dalam pemilu 2029 sebagai penyelenggara mulai dari pengawas TPS sampai ke atasnya, maupun pengawas partisipatif.
Di sisi lain, PARA Syndicate sebagai organisasi nirlaba yang secara khusus melakukan kajian independen bidang politik, demokrasi, hukum dan pembangunan; akan memberikan masukan untuk Revisi Undang-Undang Pemilu ke depan.
Diskusi kolaborasi Bawaslu DKI Jakarta, KAJ dan FMKI juga menghadirkan Pakar Pemilu Profesor Ramlan Surbakti, Anggota Komisi I DPR RI Yulius Setiarto, Ketua Tim Sinergi Bidang Prioritas KAJ Romo Antonius Suyadi dan sejumlah tokoh FMKI.
Jakarta, Bawaslu Provinsi DKI Jakarta kobarkan semangat perjuangan dalam Upacara Memperingati Hari Pahlawan, Senin 10 November 2025.
Momentum peristiwa 10 Nopvember 1945 yang setiap tahunnya kita peringati sebagai Hari Pahlawan sebagai ingatan kolektif bangsa, Pahlawan dapat kita jadikan sebagai teladan disemua tingkatan dan aktivitas masyarakat, sehingga menimbulkan kecintaan akan negeri ini . Dalam konteks pembangunan bangsa dan negara dalam era ini adalah semangat berkarya untuk merealisasikan Asta Cita yang menjadi visi misi presiden. Semangat itu ada dalam setiap upaya menjaga dan memajukan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang merdeka.
Semangat untuk membangun bangsa dan negara dilakukan pemerintah dan masyarakat melalui usaha peningkatan kualitas manusia dan masyarakat Indonesia secara berkelanjutan dengan memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta memperhatikan tantangan perkembangan global, yang dijabarkan pada semua aspek kehidupan masyarakat, ekonomi, sosial, budaya, politik pada tingkatan nasional dan komunitas.
Dengan mengobarkan semangat pahlawan untuk membangun bangsa dan negara akan mewujudkan masyarakat adil dan makmur yang merata material dan spiritual berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945 dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang merdeka, berdaulat, bersatu, dan berkedaulatan rakyat dalam suasana perikehidupan bangsa yang aman.
Hadir sebagai pembina upacara, Anggota Bawaslu Provinsi DKI Jakarta, Benny Sabdo, dalam arahanya Benny menyampaikan bahwa momen upacara hari ini merupakan semangat kita dalam meneladani perjuangan para pahlawan.
Benny juga mengatakan bahwa penting untuk kita sebagai pengawas pemilu dalam mengawal demokrasi dan menjaga integritas Pemilu yang adil dan jujur.
Upacara diikuti seluruh Anggota Bawaslu Provinsi DKI jakarta beserta Jajaran Sekretariat Bawaslu Provinsi DKI Jakarta.
Jakarta, Anggota Bawaslu Provinsi DKI Jakarta Sakhroji mendatangi kantor pengelola TPU Karet Bivak Kuningan Jakarta untuk mendapatkan informasi mengenai data warga yang meninggal dan kaitannya dengan tahapan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) yang sedang berlangsung.
Kasatpel TPU Karet Bivak, Bapak Rizki Septiahadi mengatakan bahwa data orang meninggal yang didaftarkan ke TPU nantinya diserahkan ke PTSP di kelurahan supaya dapat dibuatkan akta kematian oleh keluarga di Disdukcapil. Pengelola TPU hanya mendata warga yang mendaftar untuk dilakukan pemakaman serta perpanjangan 3 tahunan.
Selain itu Anggota Bawaslu DKI Jakarta Sakhroji bersama Ketua Bawaslu Kota Jakarta Pusat,Christian Nelson Pangkey dan Tim uji petik mendatangi kediaman, Pak Agung Ketua RT 002/017 dan kediaman Ketua RT 008/017 Kel. Kebon Melati, Kec. Tanah Abang, Jakarta Pusat juga mendukung Bawaslu agar pemutakhiran data ini bisa berjalan di lingkungannya agar tidak terjadi penyalahgunaan data warganya yang sudah meninggal.
Jakarta, 31 Oktober 2025 — Dalam rangka memperkuat pengawasan partisipatif menuju Pemilu 2029, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi DKI Jakarta melaksanakan kegiatan Sosialisasi/Roadshow Penguatan Kelembagaan bersama Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) DKI Jakarta dengan tema “Pendidikan Pengawasan Partisipatif untuk Organisasi Kepemudaan di Provinsi DKI Jakarta Menyongsong Pemilu 2029”, bertempat di Markas Komando GP Ansor DKI Jakarta.
Kegiatan ini merupakan salah satu langkah strategis Bawaslu DKI Jakarta dalam membangun kemitraan dengan organisasi kepemudaan guna memperluas partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu, sebab pengawasan pemilu tidak hanya menjadi tugas penyelenggara, namun juga membutuhkan dukungan aktif dari seluruh elemen masyarakat.
“Pemilu yang berintegritas hanya dapat terwujud bilamana warga, khususnya kaum muda turut mengambil peran aktif dalam mengawasi setiap tahapan penyelenggaraan. Pengawasan tidak hanya dilakukan saat hari pemungutan suara, tetapi sejak awal, termasuk saat ini dalam tahapan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) yang menjadi dasar bagi akurasi daftar pemilih. Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kesadaran dan kemampuan kader muda dalam melakukan pengawasan partisipatif sejak dini,” ungkap Burhanuddin dalam sambutan kegiatan selaku Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Provinsi DKI Jakarta.
Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa PMII dan organisasi kepemudaan lainnya merupakan mitra strategis Bawaslu dalam memperkuat nilai-nilai demokrasi dan pencegahan pelanggaran pemilu di tingkat akar rumput, dalam membangun komitmen dan mewujudkan kontribusi nyata mahasiswa dalam menjaga marwah demokrasi.
Kegiatan ini diharapkan dapat membangun jejaring kolaboratif antara Bawaslu dengan organisasi kepemudaan dalam mendorong pengawasan pemilu yang lebih partisipatif dan inklusif di Provinsi DKI Jakarta. Kemudian dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang menyatakan bahwa kedua belah pihak bersepakat untuk saling mendukung dan bersinergi dalam mengawal proses pemilu dan demokrasi di Indonesia, khususnya Jakarta.
Editor : Humas Bawaslu DKI Jakarta
Penulis : Maulana Yusuf
Fotografer : A.M.Y