
Jakarta, Bimbingan Teknis Pelaksanaan Tugas Tim Terpadu “Tim Kawal@Net” terselenggara sebagai bagian dari rangkaian implementasi proyek perubahan Strategi Mitigasi Kerawanan Kampanye Pemilu pada Media Sosial di DKI Jakarta. Bimbingan Teknis ini dilaksanakan pada Rabu, 29 Oktober 2025 di Ruang Graha Demorasi Kantor Bawaslu Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa unsur dari Tim Terpadu seperti Bawaslu RI, Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten/Kota se DKI Jakarta, BSSN, Gema Pos, dan Mafindo. Kegiatan ini menghadirkan Narasumber Erie Heriyah yang merupakan pegiat atau relawan dari Masyarakat Anti Fitrnah Indonesia.
Dalam kesempatan ini beliau memberikan pemahaman dalam menangkal hoaks kampanye media sosial pada pemilu. Tantangan kedepan menghadapi info hoaks yang tersebar dimana-mana apalagi sebelum mulainya pemilu yang berulang, adapun hoaks yang menyebar tentang video kandidat calon yang direkayasa menggunakan deepfake (AI) yang menyebabkan pamor buruk bahkan sebelum pemilu dimulai. Kemudian rebunking yaitu penyebaran informasi awal dan pengetahuan penting agar masyarakat dapat mengetahui informasi mana yang adalah hoaks dan mana yang faktual, sehingga masyarakat dapat memilih tanpa perlu khawatir tentang hoaks yang menyebar.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas seluruh unsur Tim Terpadu dalam memahami pedoman kerja, alur koordinasi, serta mekanisme kolaboratif lintas lembaga yang telah dirumuskan pada tahap sebelumnya. Melalui bimbingan teknis ini, peserta mendapatkan penguatan materi terkait dinamika kampanye digital, pola penyebaran disinformasi, isu kerawanan yang sering muncul pada ruang media sosial, serta strategi respons cepat yang harus dilakukan oleh Tim Terpadu. Selain itu, kegiatan ini juga menekankan pentingnya integritas, ketepatan informasi, dan ketanggapan dalam melakukan pencegahan maupun penindakan potensi pelanggaran kampanye di ranah digital.
Pelaksanaan kegiatan ini turut mempererat sinergi antaranggota tim dari berbagai instansi seperti Bawaslu RI, Bawaslu Provinsi dan Kab/Kota, KPID DKI Jakarta, BSSN, pemerintah daerah, akademisi, organisasi masyarakat sipil, serta komunitas pemerhati media sosial. Dengan terselenggaranya bimbingan teknis tersebut, Tim Terpadu memiliki pemahaman yang selaras dan kesiapan operasional yang lebih kuat untuk menjalankan tugas mitigasi kerawanan kampanye pada media sosial secara terarah, terukur, dan efektif.
Simulasi Pelaksanaan Tugas Tim Terpadu “Tim Kawal@Net” terselenggara sebagai bagian dari rangkaian implementasi proyek perubahan Strategi Mitigasi Kerawanan Kampanye Pemilu pada Media Sosial di DKI Jakarta. Bimbingan Teknis ini dilaksanakan pada Rabu, 29 Oktober 2025 di Ruang Graha Demorasi Kantor Bawaslu Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa unsur dari Tim Terpadu seperti Bawaslu RI, Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten/Kota se DKI Jakarta, BSSN, Gema Pos, dan Mafindo. Kegiatan ini menghadirkan Narasumber Puji F. Susanti yang merupakan Presidium dari Masyarakat Anti Fitrnah Indonesia (Mafindo).
Simulasi Pelaksanaan Tugas Tim Terpadu menjadi tahapan penting yang memastikan bahwa seluruh mekanisme kerja, alur koordinasi, serta prosedur respons cepat yang telah disusun dapat diterapkan secara nyata dalam situasi yang menyerupai kondisi lapangan. Simulasi ini dirancang sebagai uji penerapan pedoman pelaksanaan tugas yang telah difinalisasi, sekaligus sebagai sarana untuk mengidentifikasi celah, hambatan teknis, dan kebutuhan penyempurnaan dalam operasional Tim Terpadu.
Dalam kegiatan simulasi, seluruh anggota Tim Terpadu dilibatkan untuk memainkan peran sesuai tugas masing-masing: mulai dari proses deteksi konten kampanye bermasalah, analisis awal indikasi pelanggaran, penyampaian informasi antarinstansi, hingga langkah respons dan penanganan yang harus dilakukan serta tata cara koordinasi antar lembaga diuji secara langsung untuk memastikan kesesuaian dengan pedoman teknis yang telah disusun sebelumnya.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat kolaborasi antaranggota tim dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kerawanan kampanye di media sosial selama masa pemilu. Dengan terselenggaranya simulasi ini, Tim Terpadu semakin siap bertugas secara efektif dan terkoordinasi, sehingga strategi mitigasi dapat berjalan optimal dalam mendukung terwujudnya penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas di wilayah DKI Jakarta.







