"Live Streaming Pembukaan SKPP Daring Tahun 2020 oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Provinsi DKI Jakarta" (02/05/2020).

 

Jakarta, Bawaslu Provinsi DKI Jakarta - Bawaslu Provinsi DKI Jakarta secara resmi membuka kegiatan SKPP Daring Tahun 2020 pada sabtu (2/5/2020). Ditengah pandemi covid-19, pembukaan dilakukan secara streaming di channel youtube resmi Bawaslu Provinsi DKI Jakarta yang dihadiri oleh Anggota Bawaslu RI, Ketua dan anggota Bawaslu Provinsi DKI Jakarta, Kepala Sekretariat dan jajaran struktural Bawaslu Provinsi DKI Jakara serta Ketua dan Anggota Bawaslu Kab/Kota se-Provinsi DKI Jakarta serta diikuti seluruh peserta yang sudah dinyatakan lolos seleksi SKPP Daring Tahun 2020.

Dalam pembukaan Ketua Bawaslu Provinsi DKI Jakarta menuturkan bahwa kegiatan SKPP Daring Tahun 2020 dimaksudkan untuk menjaring kader-kader pengawas guna ikut serta dalam melakukan pengawasan pada pemilu atau pilkada dimasa mendatang khususnya di wilayah DKI Jakarta.

"Maksud dari dilaksanakannya SKPP Daring Tahun 2020 adalah untuk menjaring dan menciptakan kader-kader pengawas yang potensial agar dapat ikut serta melakukan pengawasan khususnya di wilayah DKI Jakarta dalam pemilu maupun pilkada nantinya" tuturnya dalam sambutan pembukaan SKPP Daring Tahun 2020.

selain itu menurut Anggota Bawaslu Provinsi DKI Jakarta Mahyudin, SKPP Daring 2020 merupakan upaya menyebarkan orang-orang yang dapat menjadi agen berkualitas untuk melakukan pengawasan dalam pemilu dan pilkada.

"Kegiatan SKPP Daring 2020 merupakan upaya Bawaslu untuk menyebarluaskan agen-agen pengawasan yang berkualiatas dalam pemilu dan pilkada" ujar Mahyudin.

Senada dengan pernyataan diatas, Sitti Rakhman Anggota Bawaslu Provinsi DKI Jakarta juga menyatakan bahwa Penguatan pengawasan partisipatif begitu penting guna membantu kinerja Bawaslu Provinsi DKI Jakarta yang secara jumlah personel masih sangat terbatas dalam melakukan pengawasan pemilu dan pilkada.

"penguatan pengawasan partisipatif menjadi begitu penting karena disadari bahwa jumlah pengawas pemilu di Bawaslu Provinsi DKI Jakarta mulai dari tingkat Provinsi, Kab/Kota, Kecamatan, Kelurahan hingga ditingkat TPS itu jumlahnya masih sangat terbatas" ujar Rakhma.

Anggota Bawaslu Provinsi DKI Jakarta Puadi menambahkan bahwa pengawasan partisipatif merupakan perintah Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Pasal 448 dimana intinya bahwa pemilu harus dilaksanakan dengan melibatkan partisipasi masyarakat umum.

"Sekolah Kader Pengawas Partisipatif Daring Bawaslu Tahun 2020 merupakan pengejewantahan dari Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu dimana menurut pasal 448 pelaksanaan pemilu perlu melibatkan partisipasi masyarakat" tambah puadi.

Pada kesempatan yang sama Siti Khofifah Anggota Bawaslu Provinsi DKI Jakarta Koordinator Divisi Humas & Hubal menegaskan bahwa pelaksanaan SKPP Daring Bawaslu Tahun 2020 merupakan upaya bersama antara Bawaslu dengan masyarakat untuk melakukan pengawasan guna menciptakan pemilu yang berintegritas.

"Sekolah Kader Pengawas Partisiparif Daring Bawaslu Tahun 2020 dimaksudkan sebagai upaya bersama, saling bahu membahu antara Bawaslu dengan masyarakat umum untuk melakukan pengawasan guna menciptakan pemilu dan pilkada yang demokratis dan berintegritas" tegas Khofifah.

Pernyataan selaras juga disampaikan oleh Burhanuddin Anggota Bawaslu Provinsi DKI Jakarta, menurutnya SKPP Daring Tahun 2020 ditujukan agar masyarakat umum dapat mengetahui secara mendalam kerja-kerja pengawasan yang selama ini dilakukan oleh Bawaslu sehingga nantinya masyarakat bisa ikut serta melakukan proses pengawasan.

"SKPP Daring Tahun 2020 ditujukan agar khalayak umum dapat mengetahui bagaimana kerja-kerja pengawasan yang selama ini sudah dilakukan oleh Bawaslu sehingga nantinya diharapkan masyarakat dapat ikut terlibat aktif bersama Bawaslu untuk melakukan pengawasan dalam pemilu maupun pilkada di masa mendatang khususnya di Wilayah DKI Jakarta" ucap Burhan.

Disisi lain menurut Anggota Bawaslu Provinsi DKI Jakarta Irwan Supriadi Rambe, pengawasan partisipatif merupakan inti atau jiwa dari demokrasi yang selama ini berjalan untuk menciptakan pemilu dan pilkada yang demokratis.

"Pengawasan partisipatif sebebarnya merupakan jiwa yang sesungguhnya dari makna demokrasi, dimana demokrasi dari rakyat, untuk rakyat, dan oleh rakyat sangat menekankan pada keterlibatan masyarakat secara aktif dalam pengawasan setiap pemilu dan pilkada". kata Irwan

Peserta SKPP Daring juga akan mendapatkan fasilitas selama proses pembelajaran, Triyono Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi DKI Jakarta juga menyampaikan kepada peserta bahwa mereka akan difasilitasi paket data yang akan diberikan secara bertahap sesuai dengan tahapan SKPP Daring.

"seluruh peserta akan difasilitasi dengan diberikan paket data selama proses pembelajaran SKPP Daring, hal ini guna membantu peserta agar maksimal dalam mengikuti proses pembelajaran SKPP Daring Tahun 2020" pungkasnya

Setelah mengikuti pembukaan secara resmi SKPP Daring Tahun 2020, selanjutnya seluruh peserta akan mengikuti materi audio visual dimana peserta akan diberikan materi-materi mengenai kepemiluan secara umum khususnya terkait pengawasan secara mendalam.

Penulis: Bahrur Rosi/Humas Bawaslu Provinsi DKI Jakarta