JUFRI: BAWASLU DKI JAKARTA TERIMA 6 PERMOHONAN SENGKETA DALAM PEMILU 2019

 

Muhammad Jufri (berdiri) saat memberikan sambutan Rapat Koordinasi Hasil Pengawasan Pemilihan Umum

  

Jakarta, Bawaslu Provinsi DKI Jakarta- Bawaslu Provinsi DKI Jakarta menggelar Rapat Koordinasi Hasil Pengawasan Pemilihan Umum “ Hasil Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu Dalam Pemilihan Umum Anggota DPR,DPD, dan DPRD Serta Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019” di Hotel Mercure Convention Center Ancol pada Jumat-Sabtu (18-19/10/2019).

Kegiatan tersebut guna mengevaluasi penyelesaian sengketa yang ditangani oleh Bawaslu Provinsi DKI Jakarta sepanjang penyelenggaraan Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD dan DPRD serta Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019, selain hadir dari unsur Bawaslu Provinsi DKI Jakarta dan Bawaslu Kab/Kota se-Provinsi DKI Jakarta hadir juga dari KPU Provinsi DKI Jakarta dan KPU Kab/Kota se-Provinsi DKI Jakarta.

Ketua Bawaslu Provinsi DKI Jakarta Muhammad Jufri didampingi seluruh Anggota secara resmi membuka kegiatan tersebut, dalam sambutannya ia menyampaikan selama penyelenggaraan Pemilu 2019, Bawaslu Provinsi DKI Jakarta telah menerima 6 permohonan penyelesaian sengketa proses pemilu.

“dalam Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD, dan DPRD serta Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019 Bawaslu Provinsi DKI Jakarta menerima 6 permohonan sengketa proses pemilu dengan 4 permohonan diregistrasi dan 2 permohonan tidak dapat diregistrasi” ujarnya

Selain itu ia berharap Bawaslu Provinsi DKI Jakarta dan KPU Provinsi DKI Jakarta intens dalam komunikasi dan koordinasi terkait penyelenggaraan pemilu atau pemilihan guna meminimalisir terjadinya sengketa proses kedepannya

“kedepan Bawaslu Provinsi DKI Jakarta dan KPU Provinsi DKI Jakarta harus bersatu padu untuk menyelesaiakan segala persoalan yang ada” imbuhnya

Hadir juga sebagai narasumber Rahmat Bagja Anggota Bawaslu dan Hamdan Zoelva Ketua Mahkamah Konstitusi Indonesia yang keempat periode 2013-2015.

Editor: Rosi